Menu
  • Layanan Kami
  • Donasi Bencana
  • EFAST
  • Galeri
  • Tentang
  • Edukasi

Frostbite

1 Oktober 2021
2 menit

Liburan enaknya kemana yaa? Musim dingin di Jepang kayanya seru! Eh tapi kok lagi seru main ski di gunung es tiba-tiba mati rasa? Hati-hati! Mungkin kalian mengalami frostbite!

Kalian tahu gak sih apa itu frostbite? Frostbite atau yang biasa dikenal sebagai FCI (freezing cold injury) adalah kejadian kerusakan jaringan akibat paparan dingin. Apabila kaki, tangan, wajah, hidung, atau telinga kalian teraba keras, dingin, pucat, dan waxy, kalian harus berhati-hati sebab hal tersebut merupakan ciri-ciri frostbite. Frostbite biasanya terjadi apabila kita secara intens terpapar suhu di bawah 0 derajat celcius.

Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya frostbitedi antaranya adalah hipotermia, pakaian yang tidak memadai, udara dingin, dan dehidrasi. Tidak hanya itu, konsumsi obat-obatan, merokok, penggunaan alkohol, atau penyakit sistemik juga cenderung mempengaruhi terjadinya frostbite, loh!

Tingkat keparahan dari frostbitebermacam-macam. Tingkat keparahan frostbite terbagi menjadi empat derajat. Derajat pertama memiliki ciri-ciri mati rasa serta kulit yang berwarna pucat dikelilingi oleh eritema atau kemerahan dan edema atau bengkak. Derajat kedua memiliki ciri kulit melepuh yang dikelilingi oleh edema dan kemerahan. Derajat ketiga memiliki ciri-ciri kerusakan jaringan pada seluruh kedalaman kulit serta darah pada bagian kulit yang melepuh. Derajat keempat memiliki ciri-ciri kerusakan jaringan pada seluruh bagian termasuk struktur bagian yang lebih dalam dibandingkan tingkatan frostbite lainnya.

Biasanya terdapat tiga zona luka pada frostbite, yaitu zona koagulasi, zona hiperemis, dan zona stasis. Zona koagulasi yaitu zona paling berat tingkat keparahannya, bersifat irreversible, dan biasanya terletak pada bagian yang lebih distal. Zona hiperemis merupakan bagian luka yang terletak paling superfisial, dapat pulih kurang dari 10 hari, memiliki kerusakan seluler yang paling ringan, dan biasanya terletak proksimal. Zona stasis adalah zona pertengahan yang memiliki kerusakan seluler berat namun masih dapat pulih.

Apabila kalian mengalami frostbite, jangan panik! Kalian dapat melakukan enam tahapan penanganan sebagai berikut.

  1. Memberikan proteksi pada area yang terekspos
  2. Ganti pakaian yang basah dengan pakaian yang kering
  3. Jangan panaskan area yang mengalami frostbite apabila terdapat risiko dingin
  4. Berikan analgesik sebagai pereda nyeri
  5. Imobilisasi dan elevasi bagian yang mengalami frostbite
  6. Jangan menggunakan dry heat, digosok, digerakan, atau memberikan krim atau losion pada area yang mengalami frostbite

Sekarang, kalian sudah mengetahui ciri-ciri, klasifikasi, dan penanganan dari frostbite. Jadi, jangan takut untuk main ski ketika liburan, ya!

Referensi

  1. Basit H, Wallen TJ, Dudley C. Frostbite [Internet]. Treasure Island: StatPearls; 2021 Jan 24 [cited 2021 Sep 5]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK536914/
  2. Sudrajat TE, Nugroho W, Nata’atmadja BS. Clinical profiles of frostbite in University Airlangga Teaching Hospital Surabaya - a case report. Jurnal Plastik dan Rekonstruksi. 2019 Jan;4(1):5-10.
  3. McIntosh SE, Freer L, Grissom CK, Auerbach PS, Rodway GW, Cochran A, et al. Wildernes medical society clinical practice guidelines for the prevention and treatment of frostbite: 2019 update. Wilderness & Environmental Medicine 2019. 2019;30(4):19-32.