Menu
  • Layanan Kami
  • Donasi Bencana
  • EFAST
  • Galeri
  • Tentang
  • Edukasi

Kebakaran

1 Oktober 2021
2 menit

Kebakaran!
Kebakaran!
Selamatkan diri kalian!

Lagi santai-santai di kos-kosan tiba-tiba tercium bau benda terbakar disertai hawa panas yang tiba tiba terasa, tentunya kita langsung dapat merasakan panik yang menjalari tubuh. Perasaan tersebut ditambah pula dengan teriakan-teriakan orang sekitar yang makin memperburuk perasaan.

Eitss jangan panik...

Ketika kebakaran sedang terjadi di sekitar kita kuncinya adalah satu, bertindak dengan cepat. Pastikan diir kita siap dan semua orang, apabila ada orang lain di bangunan, mengetahui apa yang harus dilakukan. Kecepatan dalam bertindak dapat menentukan keselamatan kita dan orang-orang disekitar. Hal itu disebabkan karena api akan sangat mudah untuk menyebar ke satu bangunan dalam waktu yang singkat. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran :

1. Nyalakan Sistem Peringatan

Ketika sedang dalam kondisi kebakaran, tidak hanya kita yang terancam keselamatannya. Ada kemungkinan banyak orang yang juga terancam namun tidak mengetahui terkait kebakaran tersebut. Sebagai seseorang yang mengetahui kondisi tersebut, tentunya kita bertanggung jawab untuk memberikan peringatan kepada orang lain.

Dalam suatu bangunan biasanya tersedia sistem peringatan kebakaran. Biasanya cara mengaktifkannya adalah dengan menekan tombol yang berada di Fire Hydrant suatu bangunan yang berwarna merah. Dengan menekan tombol tersebut, alarm akan segera menyala dan memberikan peringatan kepada satu bangunan bahwa telah terjadi kebakaran.

Sistem fire hydrant ketika terjadi kebakaran

2. Segera keluar

Setelah mengaktifkan sistem peringatan, hal yang menjadi prioritas untuk dilakukan selanjutnya adalah untuk segera keluar dari bangunan. Dalam suatu bangunan biasanya sudah tersedia suatu escape route yang dapat diikuti apabila suatu bangunan dalam kondisi terbakar. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam keluar dari bangunan:

  1. Segera keluar bangunan tanpa menunda dengan menyelamatkan barang berharga atau hewan peliharaan
  2. Apabila ruangan dipenuhi dengan asap, merangkaklah untuk menghindari menghirup asap. Asap mengandung substansi berbahaya yang dapat meracuni tubuh.
  3. Dalam perjalanan menuju keluar, bukalah pintu yang hanya dibutuhkan saja. Membuka pintu yang tidak diperlukan dapat mempercepat penyebaran api
  4. Sebelum membuka pintu, rasakan gagang pintu dengan tangan. Jangan dibuka apabila terasa panas, karena ruangan tersebut berisi api.
  5. Apabila keluar bersama orang lain, usahakan tetap bersama.
Contoh dari escape route apabila terjadi kebakaran

3. Hubungi 113

Setelah berhasil keluar, segera hubungi pihak pemadam kebakaran dengan nomor 113. Informasi-informasi yang harus diberikan kepada 113 adalah sebagai berikut :

  1. Kota dan alamat lengkap terjadinya kebakan,
  2. Beritahukan apa yang terbakar, contohnya "dua bangunan lab biologi dan bangunan kelas"
  3. Jelaskan mengenai kondisi saat ini, termasuk orang-orang yang terjebak di dalamnya jika ada.

4. Jangan kembali ke dalam

Ketika kita sudah sampai di luar dan tiba-tiba teringat akan sesuatu, seperti laptop yang belum dibawa keluar atau tetangga sebelah yang masih terjebak di dalam, tetap jangan masuk dan tunggu bantuan dari pihak pemadam kebakaran. Karena, risiko kematian pada orang-orang yang kembali masuk ke dalam bangunan yang terbakar untuk menyelamatkan harta benda atau orang tersayang ternyata sangat tinggi. Oleh karena itu tetap bersabar dan berdoa kepada Tuhan YME.

Referensi:

  1. What to do if there's a fire [Internet]. nidirect. 2021 [cited 2021Sep5]. Available from: https://www.nidirect.gov.uk/articles/what-do-if-theres-fire
  2. Fire emergency evacuation plan and the fire procedure [Internet]. Fire Safety Adive Centre. 2011 [cited 2021Sep5]. Available from: https://www.firesafe.org.uk/fire-emergency-evacuation-plan-or-fire-procedure/