Menu
  • Layanan Kami
  • Donasi Bencana
  • EFAST
  • Galeri
  • Tentang
  • Edukasi

Kram Otot

19 Mei 2021
2 menit

Menatap senja sambal lari di GBK
Aduh!
Tiba-tiba kaki terasa nyeri dan kaku..
Kenapa ya??

Latihan fisik atau Gerakan yang dilakukan pada otot dengan kondisi tidak siap dapat menyebabkan ketegangan berlebih pada otot, atau biasa dikenal dengan kram otot. Umumnya, kontraksi atau kejang otot ringan berkembang pada awal latihan, lalu lama kelamaan bertambah berat Ketika seseorang mengalami kelelahan.  Kontraksi atau kejang otot dapat berkurang apabila kerja otot dikurangkan atau otot diregangkan. Otot yang mengalami kram akan terlihat sangat tegang, twitching, dan terasa kaku, nyeri, bahkan terlihat pembengkakan.

Terjadinya kram otot diduga disebabkan oleh ketidaksiapan otot dengan ketidakseimbangan mineral dalam tubuh, khususnya natrium. Kondisi kelelahan otot, kurang optimalnya pemanasan fisik, gangguan sirkulasi, kontraksi otot mendadak, dan kurangnya cairan dalam tubuh juga dipercaya meningkatkan kemungkinan kram otot.

Diagram  Description automatically generated
Proses terjadinya kram otot

Oleh karena itu, untuk mencegah kram otot beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:

  • Melakukan peregangan otot sebelum melakukan aktivitas terutama pada bagian otot yang akan dilatih, seperti thigh stretch dan hamstring stretch
  • Memperoleh nutrisi yang cukup, terutama cukup mineral dan karbohidrat
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi
  • Perhatikan recovery dari kondisi tubuh setelah melakukan latihan, pastikan otot mendapatkan istirahat yang cukup
A picture containing clothing, dress, shirt  Description automatically generated
Thigh stretch
A picture containing game  Description automatically generated
Hamstring stretch

Tiba-tiba kram!! Harus apa???
Ketika mengalami kram otot, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:

  • Hentikan aktivitas atau Latihan yang sedang dilakukan, istirahatkan bagian tersebut dan relaksasikan otot
  • Regangkan otot yang mengalami kram tersebut secara pasif, dengan menarik sendi dari bagian yang keram kea rah yang berlawanan.
  • Massage atau pijit daerah yang mengalami kram dengan arah menuju jantung secara lembut
  • Minum cairan yang mengandung elektrolit (sports drink)
  • Jangan kompres kram dengan es, lebih baik diberikan kompres hangat atau pemberian obat analgesic topical seperti counterpain untuk membuat otot lebih rileks.

Referensi

  1. Maughan RJ, Shirreffs SM. Muscle cramping during exercise: causes, solutions, and questions remaining. Sports Med [Internet]. 2019 Nov 6 [cited 2020 Okt 27];49:115-24. doi: 10.1007/s4029-019-01162-1.
  2. Putra VP. Latihan fisik dan cedera olahraga. Lecture given on 2020 Mar 7;Rumpun Ilmu Kesehatan. Depok.