Menu
  • Layanan Kami
  • Donasi Bencana
  • EFAST
  • Galeri
  • Tentang
  • Edukasi

Myth or Fact: 8 Gelas Air per Hari?

14 Mei 2021
2 menit

Tubuh manusia mengandung 60% air sehingga keseimbangan jumlah air dalam tubuh menjadi aspek yang krusial untuk selalu dipertahankan agar tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Air bisa membantu dalam proses metabolisme, pernapasan, keringat, dan pembuangan zat yang tidak digunakan dalam tubuh. Selain itu air juga penting untuk melumas sendi dan jaringan, menjaga kesehatan kulit, dan fungsi digesti.

Berapa banyak air yang saya perlukan?

Pada bagian ini, kita sudah sering mendengarkan teori ‘8 gelas perhari’ yang ternyata adalah MITOS. Jadi sebenarnya berapa banyak air yang dibutuhkan?

Jumlah air yang dibutuhkan tiap orang berbeda sehingga angka 8 mungkin junlah yang baik tetapi tidak bersifat mutlak untuk semua orang. Berdasarkan Harvard School of Public Health, dianjurkan untuk meminum 13 gelas dan 9  gelas air untuk pria dan wanita dengan keterangan 1 gelas sebanding dengan 8 ons. Perlu diperhatikan bahwa manusia mendapatkan 20% dari total kebutuhan airnya dari makanan yang kaya akan air seperti sayuran hijau, timun, seledri, dan buah-buahan sehingga pilihan makanan juga penting untuk status hidrasi yang baik. Angka yang diberikan Harvard juga bukan batasan yang mutlak karena konsumsi air juga dipengaruhi oleh beberapa faktor :

  • Aktivitas fisik : semakin tinggi frekuensi dan intensitas aktivitas fisik seseorang, semakin tinggi juga kebutuhan airnya
  • Kondisi spesial seperti demam dan terpapar dengan suhu lingkungan yang panas, dan kehilangan cairan seperti muntah dan diare juga akan meningkatkan kebutuhan air. Air cukup penting dalam menstabilisasi suhu tubuh sehingga menjadi sangat esensial untuk mencegah heatstroke dan heat exhaustion. Rehidrasi juga merupakan intervensi pertama yang harus dilakukan di kondisi-kondisi tersebut

Bagaimana menilai kecukupan air dalam tubuh?

Jumlah dan warna dari urin adalah cara mudah estimasi dari status hidrasi. Warna lebih gelap dan jumlah yang sedikit menandakan urin yang lebih terkonsentrasi sehingga menandakan kekurangan cairan tetapi perlu dicatat bahwa beberapa makanan, obat, dan vitamin bisa mengubah warna dan volume urin.

Graphical user interface  Description automatically generated

Beberapa gejala juga bisa diperhatikan sebagai tanda dari kekurangan cairan seperti rasa haus, kulit kering, frekuensi buang air kecil rendah, pusing, bingung, kenaikan detak jantung, dan peningkatan frekuensi pernapasan.

Ketahui jumlah air yang diperlukan, pahami cara menilai status hidrasi, dan mari jaga kesehatan bersama TBM!

Referensi

  1. Harvard School of Public Health. The nutrition source [internet]. Boston: Harvard School of Public Health; date unknown [cited 2020 Oct 29]. Available from: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/water/