Menu
  • Layanan Kami
  • Donasi Bencana
  • EFAST
  • Galeri
  • Tentang
  • Edukasi

Tersedak? Apa yang harus dilakukan?

14 Oktober 2021
3 menit

Uhuk-uhuk..”
“Eh, kamu keselek ya? Ini cepet minum air putih dulu!”

Ucapan di atas sering didengar apabila seseorang sedang tersedak. Apakah cara tersebut benar untuk menangani tersedak? Yuk disimak lebih lanjut artikel ini!

Tersedak merupakan kondisi yang terjadi ketika saluran napas seseorang tersumbat, baik seluruhnya ataupun sebagian. Tersedak bisa menyebabkan seseorang untuk sulit bernapas, bahkan tidak bisa bernapas sama sekali. Oleh karena itu, tersedak termasuk dalam kondisi gawat darurat medis.1

Tergantung pada seberapa tersumbatnya jalan napas seseorang, konsekuensi yang dapat terjadi berbeda-beda. Apabila jalan napas terhalang sepenuhnya, udara tidak dapat masuk sama sekali ke paru-paru. Kondisi ini tentunya sangat berbahaya karena organ-organ dalam tubuh tidak mendapat oksigen yang cukup untuk dapat berfungsi dengan baik. Bahkan, kerusakan pada otak manusia dimulai beberapa menit setelah tubuh kekurangan suplai oksigen. Namun pada kasus lainnya, masuknya benda asing ke saluran pernapasan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman ataupun rasa sakit.1

Tersedak merupakan penyebab utama kematian pada balita. Selain itu, tersedak berada pada peringkat 4 penyebab utama kematian yang tidak disengaja. Mereka yang berusia antara 0-3 tahun dan di atas 60 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tersedak. Pada anak-anak, kejadian tersedak seringkali terjadi karena jalan napas tersumbat makanan atau mainan, dan bagi lansia penyebab tersedak hampir selalu karena makanan. Tersedak dapat terjadi pada semua orang, oleh karena itu penting untuk memiliki pengetahuan mengenai cara menangani tersedak.2

Sebelum menangani, penolong perlu mengenali tanda-tanda seseorang sedang tersedak.

Beberapa tanda khas tersedak adalah sebagai berikut:

  • Kesulitan bernapas.
  • Tidak dapat berbicara.
  • V-sign, yaitu ketika seseorang memegangi lehernya menggunakan ibu jari dan telunjuk.
  • Terlihat panik.
  • Hilang kesadaran.
  • Bibir dan kulit terlihat pucat dan kebiruan.3
Gambar 1. V-sign.4

Setelah mengenali tanda-tanda tersebut, datangi korban dan tanyakan, “Apakah anda tersedak/sesak?” Segera beri pertolongan apabila korban menjawab “Ya,” atau korban tidak bisa menjawab akibat sesak napas.3,4

Berikut merupakan langkah penanganan apabila menemui korban yang tersedak:

  1. Minta korban untuk batuk terlebih dahulu. Apabila sumbatan ringan, benda asing dapat keluar melalui batuk.
  2. Apabila benda asing tidak dapat keluar melalui batuk, lakukan back blow sebanyak 5 kali.
  3. Apabila belum berhasil, lakukan manuver Heimlich.
  4. Apabila pasien tidak sadarkan diri, segera lakukan RJP.3

Pada langkah-langkah sebelumnya, sempat disebutkan mengenai back blow dan manuver Heimlich. Bagaimana sih cara melakukannya?

Berikut merupakan langkah-langkah untuk melakukan back blow:

  1. Berdiri di belakang korban, pada salah satu sisi.
  2. Topang dada korban degan 1 tangan.
  3. Posisikan tubuh korban agar condong ke depan.
  4. Pukul punggung di antara tulang belikat menggunakan base of palm sebanyak 5x atau hingga sumbatan lepas.
  5. Apabila sumbatan tidak lepas, lakukan manuver Heimlich.3,5
Gambar 2. Posisi back blow.3

Berikut merupakan langkah-langkah untuk melakukan manuveri Heimlich:

  1. Berdirilah di belakang korban.
  2. Kaitkan kedua tangan anda dengan mengepalkan satu tangan dan ditutup menggunakan tangan yang lain.
  3. Lingkarkan kedua tangan anda pada korban dan letakkan kepalan tangan di ulu hati.
  4. Tarik kuat korban ke belakang atas menggunakan kepalan tangan hingga korban sedikit terangkat.3
Gambar 3. Manuver Heimlich.3

Berarti, cara yang dianjurkan di awal tidak tepat ya! Minum air tidak akan membantu pada kondisi tersedak. Justru sebaliknya, dapat memperburuk kondisi korban. Oleh karena itu, yuk tangani tersedak dengean baik dan benar!

Referensi

  1. Queensland Government. Choking [Internet]. Queensland: Queensland Government. Date unknown [updated 2019 Jun 20, cited 2021 Aug 4]. Available from: http://conditions.health.qld.gov.au/HealthCondition/condition/1/87/257/Choking
  2. Duckett SA, Bartman M, Roten RA. Choking. StatPearls [Internet]. Date unknown [updated 2020 Sep 22, cited 2021 Aug 4]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499941/
  3. Dwiputra AG. Bantuan hidup dasar [unpublished lecture notes]. Pendidikan dan Pelatihan Dasar TBM FKUI. Depok: Universitas Indonesia; lecture given 2021 Mar 13.
  4. Medline Plus. Choking first aid [Internet]. Maryland: Medline Plus. 2019 Dec 1 [cited 2021 Aug 4]. Available from: https://medlineplus.gov/ency/presentations/100222_1.htm
  5. National Health Service. What should I do if someone is choking [Internet]. United Kingdom: National Health Service. 2018 Aug 21 [cited 2021 Aug 4]. Available from: https://www.nhs.uk/common-health-questions/accidents-first-aid-and-treatments/what-should-i-do-if-someone-is-choking/